Realisasi “Bangun Kembali Jembatan Parung” Panjang oleh PPPA Daarul Qur’an dan PayTren

 

BOGOR. Pada hari ini Sabtu, 12 Agustus 2017 PPPA Daarul Qur’an dan PayTren merealiasasikan program “Bangun Kembali Jembatan Parung Panjang” dengan diawali oleh Peletakan Baatu Pertama dan Kerja Bakti di lokasi jembatannya langsung di Desa Jagabita, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Jembatan yang sudah dibangun sejak tahun 1950-an oleh para nenek moyang warga setempat, membentang sepanjang 30 meter serta menjadi penghubung utama Desa Jagabita, Parung Panjang Bogor dengan Desa Bojong Bitung, Legal Tangerang. Oleh kedua warga desa, jembatan ini digunakan melintas untuk pergi ke sekolah, bekerja dan bertani setiap harinya.

Problem utama yang dihadapi warga selama bertahun-tahun ini adalah kondisi jembatan yang tidak layak dengan mobilitas warga yang menggunakannya. Luasnya yang hanya cukup untuk sepeda motor sehingga warga harus bergiliran untuk melewatinya dan kekhawatiran warga akan meluapnya air sungai Cimanceuri saat hujan deras tiba dimana jembatan bisa saja terbawa arus air.

Dengan demikian, PPPA Daarul Qur’an dan PayTren peduli dengan kondisi ini dan pada hari ini memulai untuk kerja bakti dan pembangunan awal jembatan ini. Pimpinan PPPA Daarul Qur’an sekaligus Presiden Direktur PayTren, Ustadz Yusuf Mansur mengajak para leader dan para PayTeners untuk ikut serta dalam program ini dengan cara memberi sedekah via PayTren. Seperti diketahui, para PayTreners sejak semalam sudah bermalam di lokasi dengan menginap di tenda, mushola dan rumah-rumah warga.

29 Responses to Realisasi “Bangun Kembali Jembatan Parung” Panjang oleh PPPA Daarul Qur’an dan PayTren

  1. Membangun dari kampung…membangun secara berjamaah… sukses selalu…

     

Leave a Reply to fredi sanjaya Cancel reply

Your email address will not be published.